DAMN : peraturan dibuat untuk dilanggar…!

beberapa bulan yang lalu dikantor gencar-gencarnya sosialisasi soal kedisiplinan. absensi handkey pun diterapkan. bahkan absen bukan hanya pada saat datang [pagi] dan pulang [sore] tapi juga random pada saat siang hari. tapi kedisiplinan itu hanya terjadi [lagi-lagi] hanya untuk beberapa saat saja. tanya kenapa…?

absensi handkey atau cuma sekedar pajangan…?

masuk jam 09:00 pulang jam 15:00, sekali lagi, tanya kenapa…?

kenapa bisa begitu…? bukan hanya sekali…! tapi berkali-kali.

padahal sudah diberi toleransi selama 1 jam. CATAT : S.A.T.U   J.A.M…!!!

jadi, masuk itu wajibnya 07:30 dan pulang 16:00. tapi dengan adanya toleransi selama 1 jam, masuknya menjadi maksimal 08:30 TAPI pulangnya 17:00. masih kurang adil…??? atau pekerja disini sebelumnya belum pernah bekerja di sektor swasta yang sangat lantang soal kedisplinan…?

menurut saya itu terjadi karena tidak adanya ketegasan dari managemen dalam hal ini tidak adanya punishment [hukuman] bagi pelanggarnya. sebagai contoh : di Indonesia raya ini saja kita memiliki kontrol sosial [norma], hukum yang tegas, polisi sebagai pamong dan kita juga punya lembaga hukum [pengadilan dan lapas]. tapi coba kita lihat, apa ada lapas yang kosong…? kalau ada kasih tau saya lapas Indonesia bagian mana…! dengan adanya kontrol sosial dari masyarakat, peraturan, hukum dan perangkatnya saja lapas masih penuh. bagaimana kalau tidak ada ke-empat elemen tersebut…?

sebenarnya kalau menurut saya, fungsi punishment itu bukan untuk membuat orang-orang menjadi takut berbuat salah [on-time/disiplin] tapi lebih dari itu. punishment sebenarnya sebagai alat bantu untuk membuat kita menjadi lebih disiplin dan merasa bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan. dan saya yakin, semua orang pasti mempunyai beban moral untuk menyelesaikan semua kewajibannya [untuk on-time] ketimbang selalu menuntut haknya [gaji dan tunjangan on-time]…

jujur [munujuk hidung sendiri sebelum menunjuk hidung orang lain],  sesekali saya memang datang telat [lewat dari 07:30] tapi hal itu saya bayar tuntas dengan pulang setelah jam 17:00. cukup adilkan…?

NB : saya pernah bekerja di perusahaan swasta didaerah Cileungsi [lebih tepatnya sebuah pabrik dengan ratusan buruh] yang sangat sangat sangat tegas soal absensi. masuk jam 07:00 pulang jam 16:00. toleransi hanya 29 menit 59 detik…! jadi, setelah jam 07.30 hitungan pemotongan gaji sudah mulai dihitung dengan persentase tertentu dan saya pernah juga beberapa kali terkena pemotongan gaji…! adilkan…? SANGAT ADIL MENURUT SAYA…! ini yang selalu ada diotak saya masa kalah sama buruh, mereka bisa on-time. kenapa saya tidak…!

#disela-sela waktu menunggu si LAPAN-TUBSAT lewat 18:50 ^^

Advertisements

2 thoughts on “DAMN : peraturan dibuat untuk dilanggar…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s